Telkomsel (cont’d) — Caveat Emptor (buyer beware)

Jakarta, 23 July 2008

Wow………. (speechless)

ngga disangka, blog sakit hati saya Telkomsel Flash SUCKS! — Surat Terbuka Kepada PT. Telekomunikasi Selular Indonesia akhirnya menembus angka 600 views dalam satu hari. Mungkin buat para sesepuh blogger di alam maya ini angka segitu ngga seberapa, tapi sejak blog ini dibuat bulan november 2007, average perbulan hanya sanggup menembus angka 40 views per month.

Lucu juga ngebaca comments yang masuk. Ada yang punya pengalaman yang sama, ada yang memberikan input membangun, ada juga yang justru marah2 ke saya :) . Tapi yang pasti semua comments saya terima dengan lapang dada, sebagai bentuk demokrasi (halah).

Dari 14 comments yang ada (termasuk reply saya), ada 2 comments yang menerbitkan pertanyaan baru bagi saya..

Lho diawal kan sudah dibilang bahwa kecepatannya “up to” yang bisa diartikan 0 – up to speednya. Itulah permainan kata-kata dari operator.Naif Al’as dibahas juga di dalam Juli 21, 2008 pada 9:43 am (sunting)

…klu menurut saya anda tuh seharusnya baca dulu baik2, pahami, anda juga tuh terlalu gaptek, anda terlalu naif tuk mengatakan anda juga tolol tidak mengerti ttg flash dan anda merasa anda menyesal menggunakannya. ne lah bangsa kita, mudah menjudge sesuatu tanpa memikirkannya dahulu. kan dah dijelaskan untuk kecepatan flash UP TO…bumi dibahas juga di dalam Juli 23, 2008 pada 8:40 am (sunting)

apa sih arti up-to itu? apa itu hanya sekedar jargon marketing? apa itu bisa dipakai untuk mempersalahkan konsumen bila speed yang didapat si konsumen tidak sesuai dengan janji dari ISP?

ok, penalarannya seperti ini.. saya punya sebuah perusahaan ISP, menawarkan produk anyar dengan harga murah Rp.259.000,- maka pelanggan akan mendapatkan internet dengan speed Up To 3,6 Mbps, tapi ternyata saya hanya menyediakan speed sebesar 56,6 Kbps aka speednya dial up, dan ketika pelanggan saya membludak dan akhirnya komplain, maka saya cukup bilang “ya salah bapak/ibu dong, kan tulisannya “Up To” kalau bapak ibu baca kontraknya juga ditulis itu bukan dedicated loh.. berarti kita ngga salah dong, tempat bapak/ibu kali yang banyak gangguan”

kalau gitu emang boleh saya mau bikin perusahaan ISP aja deh :D .

~ oleh RedBaron di/pada Juli 23, 2008.

Tinggalkan Balasan